Bongkar Dugaan Korupsi Rp45 M di IAIN Langsa, Wartawan Senior Terima Ancaman Pembunuhan

ACEH NOW

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025 - 10:14 WIB

50398 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | 3 Juni 2025 — Pimpinan Redaksi Media Realitas, H. A. Muthallib Ibr, SE, SH, M.Si, M.Kn, resmi melaporkan dugaan ancaman pembunuhan ke Polres Langsa pada Minggu, 1 Juni 2025, usai menerima teror dari seorang oknum pejabat yang diduga tersangkut dalam proyek pembangunan senilai Rp45 miliar di IAIN Langsa.

Laporan tersebut telah diterima secara resmi oleh pihak kepolisian dan teregister dengan Nomor: STTLP/244/VI/2025/SPKT/POLRES LANGSA/POLDA ACEH. Dugaan tindak pidana tersebut kini ditangani langsung oleh Unit SPKT Polres Langsa, dipimpin Iptu Muhammad Suherwin, S.H.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya kepada wartawan, H. Thallib mengatakan bahwa ancaman tersebut terjadi pada Sabtu malam, 23 November 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, ketika ia sedang berada di kawasan Kampus IAIN Cot Kala, Desa Gampong Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama. Ia menerima sejumlah panggilan telepon dari seorang pria yang disebut bernama Dedi Hendrik.

Percakapan telepon yang awalnya terdengar biasa, berubah menjadi ancaman serius. “Kok serius kali ngomongnya?”, “Kalau Pak Haji mau dibunuh oleh terlapor itu, pelapor matikan telepon dan pulang”, hingga kalimat yang paling mengerikan: “Pak Haji mau saya bunuh. Kalau tidak bisa saya sendiri, saya akan kirim orang.”

Menurut H. Thallib, ancaman itu berkaitan erat dengan pemberitaannya terkait dugaan korupsi pada proyek pembangunan gedung baru IAIN Langsa tahun 2025. Proyek tersebut disebut-sebut memiliki nilai fantastis, yakni Rp45 miliar, dan diduga sarat penyimpangan.

“Saya menduga ini tidak sekadar ancaman personal. Ada upaya membungkam pemberitaan. Tapi saya tidak akan mundur,” tegas H. Thallib, yang juga dikenal sebagai advokat, dosen Fakultas Hukum Universitas Samudra (FH Unsam), serta Ketua YARA Langsa.

Thallib menambahkan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti kuat atas isi percakapan tersebut dan siap menyerahkan seluruh dokumen dan rekaman kepada penyidik. “Semua bukti sudah kami siapkan. Ini bukan tudingan kosong,” katanya.

Ancaman terhadap H. Thallib memicu kecemasan di kalangan jurnalis lokal dan organisasi pers di Aceh. Mereka menyuarakan solidaritas dan mendesak kepolisian untuk bertindak cepat dan profesional.

Ini bukan kali pertama H. Thallib menjadi korban kekerasan. Pada Januari 2022, rumah dan mobil miliknya dibakar oleh orang tak dikenal. Hingga kini, pelaku pembakaran tersebut belum terungkap. “Saya sudah pernah jadi korban. Karena itu, saya tidak bisa anggap remeh ancaman ini,” ujarnya.

Pihak kepolisian diminta bersikap transparan dan tidak membiarkan teror terhadap jurnalis berkembang menjadi kebiasaan. “Jika dibiarkan, ini bisa menjadi preseden buruk. Wartawan bisa takut menjalankan tugasnya. Demokrasi bisa mati pelan-pelan,” ujar seorang aktivis media yang enggan disebutkan namanya.

Sumber internal yang tidak ingin diungkap identitasnya menyebut, oknum berinisial DD, seorang Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam proyek IAIN Langsa, disebut sebagai terduga pengancam. Ia diduga merasa terpojok akibat pemberitaan yang menyoroti pelaksanaan proyek tersebut.

H. Thallib mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya fokus pada ancaman terhadap dirinya, tetapi juga mengusut tuntas dugaan korupsi dalam proyek senilai puluhan miliar itu. “Jangan sampai ini berhenti hanya pada kasus ancaman. Harus dibuka semuanya—karena ada uang rakyat yang dipertaruhkan,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba usai Penangkapan Kurir Ganja
Sosok Ayah yang Hilang di Gayo Lues, Berganti Monster Penghancur Masa Depan
SEMMI Cabang Kota Langsa Gelar Sweet Sugar Ramadhan Jilid II
Kolaborasi Sahur On The Road SEMMI Cabang Kota Langsa dengan Dandim 0104/Atim
Ketua Serikat Mahasiswa Islam Cabang Langsa Apresiasi Langsa Promotion Festival
Penambangan Liar di Parimo Marak, JATAM Sulteng Soroti Kerusakan Ekosistem
Polres Pidie Jaya Tetapkan Pelaku Penganiayaan Wartawan Sebagai Tersangka
Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis CNN Indonesia ke Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Senin, 30 Juni 2025 - 17:31 WIB

Penilaian Akreditasi, Klinik Rutan Medan Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Minggu, 29 Desember 2024 - 08:24 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Guru Honorer yang Tenggelam di Perairan Merbau

Minggu, 29 Desember 2024 - 08:22 WIB

Kolaborasi Lintas Instansi Berhasil Kendalikan Kebakaran yang Landa 15 Kapal di Pelabuhan Tegal

Berita Terbaru